Google searching your sites

Google

1.24.2008

Warga yang Selamat Diungsikan Aparat TNI

Singkawag,- Tiba-tiba Kota Singkawang diguncang bencana gempa dan kemudian kembali terjadi tsunami. Warga pun panik dan ingin menyelamatkan diri. Saat bencana itu datang, terutama di kawasan Kuala, aparat keamanan dari TNI yang komandoi oleh Dandim 1202/Singkawang Letkol Inf Sudarmadi dan Polres Singkawang siaga dengan melakukan penyelamatan bagi warga. Warga yang diselamatkan pun diungsikan dengan dibawa ke atas Gunung Sari.

Warga yang diutamakan adalah anak-anak, orang tua dan perempuan dan mereka diangkut dengan kendaraan aparat. Mereka yang sudah terkena musibah, lantas aparat melakukan evakuasi dan mengumpulkan mayat-mayat tersebut dalam satu tempat. Demikian simulasi bencana gempa bumi dan tsunami yang dilaksanakan di Kuala, kemarin.

Sebelumnya, latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami diawali dengan upacara pembukaan di Lapangan Upacara Makodim 1202/Singkawang. Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Walikota Singkawang dalam sambutanya Wakil Walikota Singkawang Drs. H. Edy R. Yacoub, M.Si mengatakan 83% wilayah Indonesia rawan bencana, dan peran TNI selalu menjadi sorotan, walapun TNI dalam Undang-Undang Pertahanan Negara maupun Undang-Undang TNI jelas menyebutkan TNI hanya sebatas membantu instansi lain sesuai permintan.

Walaupun demikian menurut Drs. H. Edy R. Yacoub, M.Si lagi “Presiden selaku Panglima Tertinggi Angkatan Darat, Angkatan laut dan Angkatan Udara dapat mengerahkan TNI dalam keadaan memaksa untuk kemudian dimintakan persetujuan DPR RI termasuk pengerahan TNI untuk penanggulangan bencana alam yang membutuhkan penangulangan cepat”.

Karena itu Drs. H. Edy R. Yacoub, M.Si mengatakan untuk penanggulangan bencana alam diperlukan penataan ulang peran dan tanggung jawab setiap badan atau instansi dengan tujuan agar keseluruhan upaya menjadi optimal demi terbebasnya rakyat dari penderitaan bencana alam yang berkepanjangan.

Wakil Walikota Singkawang Drs. H. Edy R. Yacoub, M.Si menyampakan atas nama Pemerintah Kota Singkawang mengucapkan terima kasih danpenghargaan yang setinggi-tingginya kepada Komandan Kodim 1202/Singkawang dan jajarannya atas prakarsanya menyelenggarakan latihan simulasi bencana alam gempa bumi dan tsunami di Singkawang.

Selesai upacara pembukaan seluruh petugas dari Unsur TNI AD, Kepolisian, Pemkot Singkawang, PMI, Pramuka, Pemadam Kebakaan, RAPI dan Organisasi lain menuju Pelabuhan Kuala untuk melaksanakan simulasi latihan bencana alam gempa bumi dan tsunami.

Dalam skenario latihan telah terjadi gempa bumi diikuti gelombang tsunami yang melanda sekitar Pelabuhan Kuala. Masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian berlarian menyelamatkan diri ke kantor Lurah yang berfungsi sebagai posko penanganan korban sementara. Korban yang cidera maupun yang meninggal dunia diidentifikasi dan didata oleh petugas, sementara korban yang selamat dinaikan ke kendaran untuk diungsikan ke tempat yang lebih aman di Gunung Sari.

Menurut Suhardi Jaib Ketua RT 10 latihan ini cukup meyakinkan hamper mirip keadaan yang sebenarnya masyarakat yang selamat di posko sementara selanjutnya dievakuasi ke tempat yang aman”

Dalam latihan simulasi tersebut terlihat petugas dengan serius melaksanakan tugas dan fungsinya baik petugas kesehatan, pendataan maupun pengatur lalu lintas. Partisipasi masyarakat Kuala dalam Latihan simulasi ini patut dihargai, mereka menyambut dan antusias mengikuti latihan simulai gempa bumi dan tsunami layaknya seperti kejadian yang sebenarnya. Tentunya ini tak lepas dari peran Ketua RT dalam mendorong partisipasi masyarakatnya.

Seperti yang dikatakan Syafran Madhan Ketua RT 7 yang menyambut baik latihan ini, menurutnya lagi paling tidak masyarakat dapat mengetahui dan mengantisipasi bagaimana harus berbuat jika bencana terjadi. Hal senada juga disampaikan Ramli Ketua RT 8 menyambut baik latihan smulasi ini menurutnya latihan ini merupakan rahmat karena Kuala daerah yang berhadapan langsung dengan laut jadi dengan adanya latihanini masyarakat yang tidak tahu menjadi tahu berbuat apa kalau terjadi bencana tsunami. (zrf)

Tidak ada komentar: